SDGs Tertinggal, Indonesia Tak Bisa Hanya Tumbuh

EMPAT tahun menuju 2030, dunia belum berada di jalur yang aman untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). The Sustainable Development Goals Report 2026, yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 7 Juli 2026, menunjukkan situasi serius. Dari 139 target SDGs yang dapat dinilai, hanya 15 persen berada di jalur pencapaian. Sebanyak 21 persen…

Baca Selengkapnya...

64 Persen Target SDGs Belum Bergerak Cukup Cepat

EMPAT tahun menuju 2030, dunia menghadapi jurang yang makin lebar antara janji pembangunan dan hasil nyata. The Sustainable Development Goals Report 2026, yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 7 Juli 2026, menunjukkan bahwa hanya 36 persen dari 139 target yang dapat dinilai berada di jalur pencapaian atau mencatat kemajuan moderat. Sebaliknya, 49 persen bergerak terlalu lambat….

Baca Selengkapnya...

Ember Bocor Pengawasan Lingkungan, 1.100 Pengawas Hadapi 5 Juta Usaha

MENTERI Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengibaratkan kondisi pengawasan lingkungan di Indonesia seperti ember penuh lubang. Air yang masuk tak pernah cukup, karena terlalu banyak celah yang tak bisa ditutup. Gambaran ini bukan sekadar perumpamaan. Ia mencerminkan krisis serius dalam kapasitas negara mengawasi dampak lingkungan dari aktivitas bisnis. Ketimpangan yang Mengkhawatirkan Indonesia memiliki lebih dari…

Baca Selengkapnya...

448 Vila di Habitat Komodo, Apa Kata Kajian Lingkungan?

PULAU Padar di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menjadi bahan perdebatan publik. Rencana pembangunan fasilitas wisata oleh PT Komodo Wildlife Ecotourism (PT KWE) menuai penolakan dari aktivis lingkungan dan warganet. Mereka khawatir pembangunan akan merusak habitat satwa langka, komodo. Sementara pemerintah menyatakan belum ada pembangunan yang dimulai, suara publik tetap nyaring. Gerakan #SavePulauPadar ramai di…

Baca Selengkapnya...

Ketika Geopark di Indonesia Jadi Lahan Perebutan

GEOPARK kerap dijual sebagai kawasan wisata berbasis konservasi. Namun, narasi indah tentang pelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan itu ternyata menyimpan persoalan pelik. Di balik lanskap geologis yang memesona, tersembunyi pertarungan kepentingan soal tanah, kuasa, dan keuntungan. Penelitian gabungan antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Wageningen University, Belanda, membuka tabir ini. Lewat studi berjudul Apprehending Land…

Baca Selengkapnya...