PROPER Jadi Penentu Reputasi, Bukan Lagi Sekadar Kepatuhan

TRANSFORMASI tata kelola lingkungan di Indonesia mulai bergerak ke arah baru. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) tidak lagi sekadar instrumen evaluasi kepatuhan. Ta;pi, mulai berfungsi sebagai penanda reputasi dan daya saing perusahaan di mata publik, regulator, dan pasar. Pada periode 2024–2025, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat 5.476 perusahaan mengikuti PROPER, naik 22 persen dibandingkan…

Baca Selengkapnya...

B Corp Bukan Sekadar Label, tapi Ujian Kesiapan Bisnis Indonesia Masuk Pasar Eropa

PERDAGANGAN global sedang berubah arah. Bukan lagi soal tarif, melainkan standar. Dalam lanskap baru ini, keberlanjutan tidak lagi menjadi pilihan reputasi. Tapi, berubah menjadi syarat masuk pasar. Uni Eropa memimpin pergeseran ini melalui kerangka regulasi seperti Corporate Sustainability Reporting Directive (CSRD), yang mewajibkan perusahaan mengungkap dampak lingkungan dan sosial secara terukur. Di tengah perubahan tersebut,…

Baca Selengkapnya...

Masuk Daftar TIME, Saatnya Korporasi RI Naik Kelas ESG

PENGAKUAN internasional kini tidak lagi semata soal laba. Tapi, juga soal tata kelola, karbon, dan transparansi. Masuknya PT Astra International Tbk ke daftar 500 perusahaan terbaik Asia Pasifik 2026 versi TIME-Statista membuka satu pertanyaan penting, seberapa kompetitif ESG korporasi Indonesia di level regional? Astra berada di peringkat 485. Peringkat tertinggi ditempati DBS Bank. Sementara perusahaan…

Baca Selengkapnya...

Negara Mengubah Rumus, Merusak Alam Kini Berbiaya Tinggi

LANGKAH penegakan hukum lingkungan Indonesia memasuki iklim baru. Pemerintah tidak lagi berhenti pada sanksi administratif. Gugatan perdata kini didorong menjadi instrumen pemulihan ekologis dan penegasan tanggung jawab korporasi. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan kementeriannya tengah menyiapkan gugatan terhadap 16 perusahaan di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Sebagian bergerak di sektor ekstraktif seperti batu bara…

Baca Selengkapnya...

Kelas Kaya Indonesia Membesar, Kebijakan Hijau Diuji

PETA kekayaan dunia sedang bergeser. Pusat gravitasi lama di Amerika Utara dan Eropa Barat mulai berbagi ruang dengan pasar negara berkembang. Indonesia muncul sebagai salah satu episentrum baru. Laporan Global Wealth Report Knight Frank menunjukkan jumlah individu dengan kekayaan bersih di atas US$10 juta di Indonesia mencapai 8.120 orang. Angka ini setara 0,3 persen dari…

Baca Selengkapnya...

Vale Indonesia, dari Skor ESG ke Strategi Geopolitik Nikel Hijau

PT Vale Indonesia mencatat lonjakan skor ESG Risk Rating dari 29,8 menjadi 23,7 versi Sustainalytics. Angka ini menempatkan Vale sebagai perusahaan tambang dengan risiko ESG terendah di Indonesia, serta masuk jajaran 15 tambang berisiko ESG terendah di dunia. Di tengah sorotan geopolitik energi baru, pencapaian ini lebih dari sekadar angka. Skor ini menjadi narasi strategis…

Baca Selengkapnya...

AZKO Bangun Value Creation Baru Lewat Model Efisiensi Energi Rumah Tangga

KETIKA diskursus bisnis hijau di Indonesia masih didominasi narasi pembangkit listrik dan transisi sektor berat, satu ruang intervensi justru tumbuh dari level paling mikro, rumah tangga. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) melalui merek AZKO menjadikan pencahayaan hemat energi sebagai kanal value creation, memadukan model bisnis, penghematan energi, dan mitigasi iklim berbasis konsumsi. Program AZKO…

Baca Selengkapnya...

CEO Indonesia Kini Menempatkan ESG sebagai Strategi Inti Bisnis

KEBERLANJUTAN bergerak cepat dari ruang diskusi pinggiran menjadi pusat strategi bisnis. Survei Schneider Electric Green Impact Gap 2025 menunjukkan transformasi yang semakin matang di ruang direksi perusahaan Indonesia. Sebanyak 32 persen CEO kini menyatakan perusahaannya menjalankan agenda keberlanjutan secara sistematis, naik tajam dari 23 persen pada 2023. Kenaikan ini menandai perubahan paradigma. Keberlanjutan bukan lagi…

Baca Selengkapnya...

KLH Bawa Pencemar Radiasi Cesium-137 di Cikande ke Meja Hijau

KASUS pencemaran radiasi Cesium-137 di kawasan industri Modern Cikande, Serang, Banten, memasuki babak baru. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memastikan akan membawa dua pihak ke meja hijau. Masing-masing PT Peter Metal Technology (PMT) sebagai pelaku peleburan limbah logam yang tercemar, dan pengelola kawasan industri Modern Cikande sebagai pihak yang dianggap lalai mengawasi. “Dua pihak yang akan…

Baca Selengkapnya...

Negara Ponsel, Potret Digitalisasi Indonesia dan Tantangan Keberlanjutan

INDONESIA resmi jadi “Negara Ponsel”. Laporan Digital 2025 Global Overview mencatat 98,7% masyarakat Indonesia berusia 16 tahun ke atas mengakses internet lewat ponsel. Angka ini tertinggi di dunia, melampaui Filipina dan Afrika Selatan. Fenomena ini menegaskan ponsel bukan sekadar alat komunikasi, melainkan pintu utama ke dunia digital. Namun, di balik prestasi itu, muncul pertanyaan besar…

Baca Selengkapnya...