Gajah Sumatra Mati, Ekologi Kalah

KEMATIAN induk dan anak gajah Sumatra tidak cukup dibaca sebagai insiden satwa liar. Peristiwa itu harus dibaca sebagai sinyal kegagalan tata kelola ruang, lemahnya pengawasan habitat, dan rapuhnya penegakan hukum konservasi di Indonesia. Konservasi satwa liar adalah upaya melindungi spesies, habitat, dan ekosistem agar fungsi alam tetap bekerja dan tidak runtuh oleh tekanan manusia. Dalam…

Baca Selengkapnya...

Habitat Gajah Menyusut, Indonesia Menyusun Ulang Strategi Konservasi Nasional

PENYELAMATAN gajah Sumatera dan gajah Borneo kini memasuki fase krusial. Bukan semata karena ancaman perburuan atau konflik dengan manusia, tetapi karena ruang hidup satwa ini terus menyusut dan terfragmentasi. Pemerintah mulai menyadari bahwa masalah utama konservasi gajah bukan hanya populasi yang menurun, melainkan kerusakan lanskap habitat yang membuat spesies kunci ini semakin rentan. Menteri Kehutanan…

Baca Selengkapnya...

Kasus Kakek Masir dan Kesenjangan Tata Kelola Konservasi Indonesia

DI SITUBONDO, Jawa Timur, seorang pria lanjut usia bernama Masir harus menghadapi tuntutan dua tahun penjara karena memikat burung di kawasan Taman Nasional Baluran. Usianya 75 tahun. Keterlibatannya bukan bagian dari jaringan perdagangan satwa liar, bukan pula pembalakan skala besar. Ia hanya warga desa penyangga yang hidup berdampingan dengan hutan sejak kecil. Kasus ini menjadi…

Baca Selengkapnya...