China Menahan Emisi, Ujian bagi Batu Bara dan Nikel Indonesia

STAGNASI emisi China 21 bulan terakhir bukan sekadar isu iklim global. Bagi Indonesia, ini menyentuh langsung dua komoditas strategis, batu bara dan nikel. Analisis terbaru dari Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) menunjukkan emisi CO₂ China turun 1 persen pada kuartal terakhir 2025 dan kemungkinan turun 0,3 persen sepanjang tahun. Levelnya tetap…

Baca Selengkapnya...

Transisi Energi Global Melambat, Target Tiga Kali Lipat 2030 di Persimpangan

PROYEK energi surya dan angin global menunjukkan tanda perlambatan kapasitas pada 2025. Sinyal ini mengusik optimisme dunia untuk mencapai target peningkatan kapasitas energi terbarukan hingga tiga kali lipat pada 2030. Analisis terbaru dari Global Energy Monitor (GEM) mencatat, pengumuman dan dimulainya pembangunan proyek surya dan angin baru turun 11 persen pada 2025. Padahal, setahun sebelumnya…

Baca Selengkapnya...

Kontrol Produksi Nikel dan Batu Bara 2026, Disiplin Pasar atau Risiko Skala Ekonomi?

PEMERINTAH memilih menahan laju produksi dua komoditas strategis pada 2026, nikel dan batu bara. Keputusan ini tidak berdiri di ruang hampa. Tapi, hadir di tengah volatilitas harga global, tekanan transisi energi, dan kebutuhan menjaga pasokan domestik. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan kuota RKAB nikel 2026 di kisaran 250–260 juta ton. Angka itu…

Baca Selengkapnya...

Pelajaran Perlindungan Ekosistem Laut dari PLTN Hinkley Point C

PEMBANGKIT listrik tenaga nuklir kerap diposisikan sebagai solusi energi rendah karbon berskala besar. Namun di balik narasi pengurangan emisi, proyek nuklir juga membawa tantangan ekologis yang jarang dibahas secara rinci. Kasus Hinkley Point C di Inggris menunjukkan bagaimana persoalan itu mulai dijawab dengan pendekatan yang lebih presisi dan berbasis sains. Proyek PLTN yang dioperasikan oleh…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Indonesia dan Taruhan Pembiayaan Transisi Energi

INDONESIA sedang mencari sumber pembiayaan baru untuk menopang transisi energi dan pembangunan ekonomi hijau. Anggaran negara tidak cukup. Kebutuhan investasi membesar. Di titik inilah pasar karbon mulai diposisikan bukan sekadar instrumen iklim, tetapi mesin pembiayaan nasional. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa penguatan pasar karbon nasional harus dilihat sebagai strategi…

Baca Selengkapnya...

Uni Eropa Mengamankan Pasar Karbon Lewat Pendanaan Dini

UNI Eropa memilih bertindak lebih cepat. Di tengah meningkatnya tekanan politik dan kekhawatiran publik terhadap biaya energi, kawasan ini memajukan pendanaan iklim untuk mengamankan masa depan pasar karbonnya. Langkah ini menandai fase baru dalam strategi iklim Eropa. Menjaga ambisi penurunan emisi tanpa mengorbankan stabilitas sosial dan kepastian investasi. Melalui Bank Investasi Eropa (EIB), Uni Eropa…

Baca Selengkapnya...

Industri Hijau sebagai Mesin Baru Ekonomi Energi Indonesia

INDONESIA mulai memindahkan posisi transisi energi dari wilayah wacana ke arena industri. Dua proyek hijau yang dikembangkan PT Pertamina (Persero), Biorefinery Cilacap dan Pabrik Bioethanol Glenmore, menjadi penanda penting perubahan itu. Energi bersih tidak lagi diperlakukan sebagai proyek pelengkap, melainkan sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional. Groundbreaking kedua proyek tersebut berlangsung serentak di Jakarta, Cilacap,…

Baca Selengkapnya...

EV Melaju Kencang, Listrik Indonesia Diuji dari Hulu

LEDAKAN kendaraan listrik di Indonesia tak lagi sebatas janji masa depan. Angkanya sudah berbicara. Pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, populasi kendaraan listrik nasional dilaporkan menembus 103 ribu unit. Laju pertumbuhannya mencapai 150 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pertanyaan krusialnya bukan lagi soal minat pasar. Yang diuji kini adalah ketahanan sistem energi nasional. EV…

Baca Selengkapnya...

Kebangkitan Krakatau Steel dan Taruhan Besar pada Baja Hijau

KEBANGKITAN PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tidak lagi sekadar cerita penyelamatan BUMN. Di tengah tekanan impor dan kompetisi global, pemulihan perusahaan baja pelat merah ini kini memikul makna yang jauh lebih strategis, yakni masa depan baja Indonesia dalam ekonomi rendah karbon. Dalam forum bersama DPR dan kementerian teknis, manajemen Krakatau Steel memaparkan tren pemulihan kinerja….

Baca Selengkapnya...

Gentengisasi FABA, Jalan Sirkular atau Risiko Baru?

PROGRAM “gentengisasi” yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto membuka babak baru dalam wacana pemanfaatan limbah batu bara. Gagasannya sederhana di permukaan, campurkan fly ash dan bottom ash (FABA) dengan tanah liat untuk memperkuat genteng rumah. Namun di balik ide ini, tersimpan agenda lingkungan, ekonomi lokal, sekaligus tantangan tata kelola limbah nasional. Gunungan Limbah yang Mencari Jalan…

Baca Selengkapnya...