Hamdani S Rukiah

Kota Kotor, Peringatan Baru untuk Daerah Lalai Kelola Sampah

DI BALIK semarak kota-kota besar Indonesia, ada tumpukan masalah yang tak bisa lagi disapu ke bawah karpet, krisis sampah dan polusi udara. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kini mengambil langkah lebih tegas. Melalui revitalisasi program Adipura, KLH menghadirkan satu kategori penilaian baru—Predikat Kota Kotor. Predikat ini bukan sekadar label, tetapi sinyal bahaya. Menteri LH, Hanif Faisol…

Baca Selengkapnya...

2030 Kabul Bisa Kehabisan Air Minum, Apa Pelajaran untuk Indonesia?

KABUL, ibu kota Afghanistan, kini berdiri di ambang krisis eksistensial. Kota berpenduduk tujuh juta jiwa itu diprediksi akan menjadi ibu kota modern pertama di dunia yang kehabisan air minum. Sebuah laporan dari Mercy Corps mengungkapkan bahwa cadangan air tanah (akuifer) Kabul tinggal 30 persen—dan terus menipis karena kombinasi antara ledakan urbanisasi, perubahan iklim, dan tata…

Baca Selengkapnya...

DNA Kayu, Senjata Baru Lawan Pembalakan Liar di Indonesia

DEFORESTASI kembali menghantui Indonesia. Angkanya melonjak drastis. Tahun 2024, lebih dari 175 ribu hektare hutan lenyap—angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Di balik itu, pembalakan liar menjadi biang utama. Ancaman ini bukan hanya urusan hilangnya tutupan pohon. Ia berdampak pada ekosistem, keanekaragaman hayati, bahkan reputasi Indonesia di pasar global. Namun, sebuah terobosan mulai menyalakan harapan,…

Baca Selengkapnya...

Jakarta Bangun PLTSA untuk Energi Bersih dan Dana Infrastruktur

JAKARTA yang setiap harinya menghasilkan lebih dari 7.700 ton sampah, kini melihat tumpukan limbah sebagai peluang emas. Di balik bau menyengat dan gunungan sampah setinggi bukit di TPST Bantar Gebang, tersimpan potensi besar: energi masa depan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut 55 juta ton sampah di Bantar Gebang sebagai “harta karun baru” dalam Forum…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Merosot di Peta Daya Saing Dunia, Sinyal Bahaya di Era Bonus Demografi

INDONESIA menghadapi tantangan besar di panggung daya saing global. Laporan World Competitiveness Ranking 2025 yang dirilis IMD (Institute for Management Development) mencatat posisi Indonesia melorot dari peringkat 34 ke 41 dari total 67 negara. Penurunan ini menandai alarm serius, bukan sekadar statistik tahunan. Di tengah ambisi menjadi kekuatan ekonomi dunia, posisi Indonesia justru tertinggal dibanding…

Baca Selengkapnya...

Polusi Tersembunyi dari Dapur Tahu Tropodo: Murah Kini, Bahaya Kemudian

DI BALIK aroma gurih tahu yang diproduksi di Desa Tropodo, Krian, Sidoarjo, tersembunyi jejak panjang pencemaran yang mengkhawatirkan. Desa yang dikenal sebagai sentra produksi tahu sejak 1940-an ini, kini menjadi sorotan serius Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pasalnya, mayoritas industri tahu di kawasan ini menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar utama dalam proses produksinya. Alasan ekonomis…

Baca Selengkapnya...

Panggung Baru Energi Hijau itu Bernama Kepulauan Riau

PEMERINTAH Indonesia dan Singapura resmi menyatukan visi dalam menciptakan masa depan energi yang lebih bersih. Kolaborasi dua negara bertetangga ini diwujudkan lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pembangunan Sustainable Industrial Zone (SIZ) atau Zona Industri Berkelanjutan di Kepulauan Riau. Lokasinya strategis: Karimun dan Bintan. Dekat dengan jalur pelayaran internasional dan pusat industri Singapura, kawasan ini…

Baca Selengkapnya...

13 Juta Ponsel Dibuang Setiap Hari, ke Mana Semua Sampah itu Pergi?

SETIAP hari, jutaan ponsel berakhir di tempat sampah. CEO Framework, Nirav Patel, mengungkapkan angka mengejutkan dalam dokumenter Buy Now: The Shopping Conspiracy: “Sekitar 13 juta ponsel dibuang setiap harinya di seluruh dunia.” Angka ini menggambarkan bagaimana industri teknologi mendorong masyarakat global ke dalam siklus konsumsi yang brutal. Ponsel baru dirilis setiap tahun. Model lama cepat…

Baca Selengkapnya...