Hamdani S Rukiah

Efisiensi Energi Jadi Senjata Baru Dunia Usaha Hadapi Krisis Iklim

EFISIENSI energi tak lagi sekadar jargon hijau. Tapi, telah berubah menjadi strategi bisnis utama.Buktinya? Lebih dari seratus perusahaan dunia yang tergabung dalam program EP100 berhasil mencetak penghematan fantastis sebesar 164 juta dolar AS hanya dalam satu tahun. Pencapaian ini bukan sekadar catatan keuangan. Namun, mencerminkan arah baru dunia usaha dalam menghadapi krisis iklim—dengan efisiensi sebagai…

Baca Selengkapnya...

Sachet, Sampah Kecil yang Terabaikan dalam Gerakan Bali Bersih

KETIKA Gubernur Bali I Wayan Koster menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, banyak pihak berharap perubahan besar. Namun, satu fakta mencolok membuat para aktivis geleng kepala: kemasan sachet lolos dari larangan. Alih-alih melarang sachet yang sulit didaur ulang dan tak bernilai ekonomis, SE itu justru hanya melarang air minum…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Incar Posisi Terdepan dalam Energi Panas Bumi Global

INDONESIA memiliki potensi panas bumi yang luar biasa, menjadikannya salah satu negara dengan cadangan terbesar di dunia. Hingga kini, tanah air kita telah memanfaatkan sekitar 11% dari total potensi panas bumi yang diperkirakan mencapai 24 gigawatt (GW). Dengan 40% cadangan panas bumi dunia, Indonesia menargetkan untuk mengalahkan Amerika Serikat dalam kapasitas pembangkit listrik tenaga panas…

Baca Selengkapnya...

Ketahanan Pangan Terancam, 17% Sawah Dunia Tercemar Logam Berat

DI BALIK piring nasi yang kita nikmati setiap hari, ada persoalan besar yang mengendap diam-diam di balik tanah: logam berat. Sebuah studi global terbaru membunyikan alarm. Negara-negara penghasil beras terbesar dunia ternyata sedang duduk di atas bom waktu pencemaran lingkungan. Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Hou Deyi dari Sekolah Lingkungan Hidup Universitas Tsinghua, China, mengungkap…

Baca Selengkapnya...

Konservasi Tak Lagi Gratis, Negara Akui Jasa Penjaga Alam

INDONESIA memasuki babak baru dalam kebijakan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) resmi meluncurkan Peraturan Menteri LH No. 02 Tahun 2025 tentang Pengembangan Sistem Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH). Aturan ini membawa angin segar bagi para penjaga ekosistem: dari masyarakat adat, petani hutan, hingga komunitas lokal yang selama ini bekerja tanpa imbalan. “Siapa yang menjaga, harus…

Baca Selengkapnya...

Aktivisme Lingkungan Indonesia, Antara Gaung Isu dan Dampak Nyata

Oleh: Hamdani S Rukiah, SH, MH * DI TENGAH krisis iklim yang semakin nyata, aktivisme lingkungan menjadi suara penting dalam mendorong perubahan kebijakan dan kesadaran publik. Dari aksi demonstrasi hingga advokasi berbasis data, para aktivis berupaya memperjuangkan masa depan yang lebih hijau. Namun, tidak semua strategi aktivisme berhasil. Beberapa justru menuai kritik, bahkan dari sesama…

Baca Selengkapnya...

Polusi Udara Menyurutkan Sinar Matahari, Energi Surya Terhambat

BUMI kita terus disinari oleh Matahari setiap hari, namun jumlah energi yang mencapai permukaan Bumi tidak selalu sama. Fenomena ini, yang dipengaruhi oleh polusi udara, semakin mendapat perhatian dalam penelitian terbaru. Studi yang dipublikasikan dalam Advances in Atmospheric Science mengungkapkan bahwa fluktuasi radiasi Matahari ini sangat terkait dengan dampak polusi serta upaya global untuk beralih…

Baca Selengkapnya...

Kemarau Tiba, Risiko Karhutla Mengintai dari Nusa Tenggara hingga Papua

KETIKA musim hujan mulai berpamitan, sinyal bahaya datang dari langit yang kian cerah. Dalam empat bulan ke depan, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi memasuki fase rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Peringatan ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq. Ia menyebut periode akhir April hingga Agustus sebagai masa krusial yang harus diwaspadai. “Panas…

Baca Selengkapnya...