R Bestian

Kota Kebanjiran Belum Tentu Punya Cukup Air

Semarang diperkirakan memiliki potensi pemanenan air hujan 89,01 miliar liter setahun. Namun setelah kondisi sosial dan karakter wilayah diperhitungkan, yang realistis dimanfaatkan hanya sekitar 24 miliar liter. Ketahanan air ternyata bukan sekadar persoalan berapa banyak hujan yang turun. HUJAN bisa menjadi masalah dan sumber daya pada saat yang sama. Di kota seperti Semarang, air yang…

Baca Selengkapnya...

Bonus Demografi Tak Cukup dengan Banyak Pekerja

Pengangguran nasional turun menjadi 4,65 persen. Namun hampir seperlima pemuda berada di luar pekerjaan, pendidikan, dan pelatihan, sementara mayoritas pekerja masih berada di sektor informal. Bonus demografi akhirnya bergantung pada kualitas pekerjaan, bukan sekadar jumlah orang yang bekerja. INDONESIA memiliki satu modal yang sulit diulang, j jumlah penduduk usia produktif yang besar. Tetapi, modal demografi…

Baca Selengkapnya...

Eropa Membiayai SAF, Indonesia Sudah Sampai Mana?

Belanda menyiapkan €290 juta atau sekitar Rp6 triliun untuk mendorong produksi SAF dan pengembangan proyek. Indonesia sudah memiliki roadmap, target pencampuran, bahan baku, bahkan produksi awal. Pertanyaan berikutnya bergeser, siapa yang membiayai industri ini menuju skala komersial? EROPA mulai memperlihatkan bahwa mandat menggunakan sustainable aviation fuel (SAF) saja belum cukup untuk membangun industri bahan bakar…

Baca Selengkapnya...

Subsidi Mobil Listrik Datang Lagi, Apa yang Dikejar?

Pasar kendaraan listrik tumbuh cepat, sementara pemerintah menyiapkan insentif baru. Pertanyaannya bukan hanya berapa besar subsidinya, tetapi manfaat apa yang ingin dibeli negara dari setiap rupiah yang dikeluarkan. PEMERINTAH bersiap kembali mendorong kendaraan listrik dengan insentif. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 4 Agustus 2026 mengatakan pemerintah akan meluncurkan langkah baru dalam beberapa pekan untuk…

Baca Selengkapnya...

SAF Masih Mahal, Bisakah Pabrik Modular Mengubahnya?

Pendanaan US$43 juta kepada Lydian membawa pendekatan baru dalam produksi avtur sintetis. Namun, klaim biaya lebih rendah dan emisi turun 95% masih harus melewati pembuktian komersial. DUNIA penerbangan sedang mengejar bahan bakar rendah karbon dengan persediaan yang masih sangat terbatas. Produksi sustainable aviation fuel atau SAF secara global diperkirakan mencapai 2,4 juta ton pada 2026….

Baca Selengkapnya...

Mangrove Dunia Bertambah, Indonesia Kehilangan 204 Ribu Hektare

MANGROVE dunia membawa kabar yang sekilas menggembirakan. Dalam empat dekade terakhir, tutupan mangrove global tercatat bertambah 47.707 hektare. Laju kehilangan juga mulai melambat. Regenerasi alami dan restorasi menunjukkan hasil di sejumlah wilayah. Namun, kabar baik itu menyimpan peringatan besar bagi Indonesia. Pembaruan Global Mangrove Watch atau GMW 4.1 mencatat Indonesia kehilangan sekitar 2.043 kilometer persegi…

Baca Selengkapnya...

Menitipkan Karbon 2.600 Meter di Bawah Dasar Laut

TRUK tangki berwarna putih berhenti di terminal Northern Lights, Øygarden, Norwegia. Muatan yang dibawanya tidak terlihat. Namun, isinya menjadi bagian dari eksperimen besar Eropa untuk menghadapi perubahan iklim. Truk tersebut membawa karbon dioksida biogenik dari VEAS, instalasi pengolahan air limbah terbesar di Norwegia. Sejak Februari 2026, karbon dari limbah lebih dari 800.000 penduduk Oslo dan…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Punya Biogas, Siap Menangkap Karbonnya?

LIMBAH cair ternyata tidak hanya bisa menghasilkan biogas. Karbon yang tersisa dari proses tersebut juga dapat ditangkap, disimpan permanen, lalu menghasilkan sertifikat penghilangan karbon bernilai ekonomi. Model itu mulai bekerja di Norwegia. Puro.earth menerbitkan lebih dari 700 COâ‚‚ Removal Certificates atau CORC untuk proyek di instalasi pengolahan air limbah VEAS. Sertifikat tersebut mencakup penghilangan karbon…

Baca Selengkapnya...

Berebut SAF Sebelum Bahan Bakarnya Tersedia

MASKAPAI penerbangan mulai menyadari satu kenyataan penting. Membuat janji menggunakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel belum tentu membuat bahan bakar itu tersedia. Permintaannya tumbuh. Regulasi mulai mengetat. Namun, produksinya masih jauh tertinggal. International Air Transport Association atau IATA memperkirakan produksi SAF global hanya mencapai 2,4 juta ton pada 2026. Jumlah itu setara…

Baca Selengkapnya...

Ampas Kopi Jadi Kemasan, Siap Masuk Industri?

AMPAS kopi biasanya berhenti sebagai sisa setelah air panas mengekstraksi aroma dan rasanya. Nilainya cepat jatuh. Lalu dibuang bersama sampah lain, diangkut ke tempat pemrosesan akhir, atau dibiarkan terurai tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Namun, riset Badan Riset dan Inovasi Nasional membuka kemungkinan berbeda. Ampas kopi Gayo dipelajari sebagai bagian dari material komposit untuk kemasan pangan….

Baca Selengkapnya...