R Bestian

Penangkap Karbon Tak Cukup di Laboratorium

KARBON dioksida bisa ditangkap. Tetapi pertanyaan besarnya belum selesai. Apakah teknologi itu bisa bekerja di industri nyata? Di titik ini, riset material penangkap karbon menjadi penting. Selama ini, pembicaraan tentang Carbon Capture, Utilization, and Storage atau CCUS lebih sering bergerak di level proyek besar. Ada pabrik. Ada pipa. Ada sumur penyimpanan. Ada biaya investasi raksasa….

Baca Selengkapnya...

Perusahaan Global Menagih Negara Mempercepat Elektrifikasi

Dorongan 112 perusahaan global menunjukkan elektrifikasi tidak lagi sekadar agenda iklim. Bagi Indonesia, kesiapan grid, listrik bersih, dan regulasi akan makin menentukan daya saing investasi. ELEKTRIFIKASI tidak lagi cukup dibaca sebagai agenda iklim. Ketika 112 perusahaan global meminta pemerintah mempercepat peralihan dari energi fosil ke listrik bersih, pesan yang muncul lebih luas. Daya saing ekonomi…

Baca Selengkapnya...

El Niño 2026 Tidak Ekstrem, tapi Kemarau Bisa Lebih Panjang

El Niño 2026 diperkirakan tidak akan mencapai level ekstrem. Namun, risiko yang lebih dekat bagi Indonesia bukan kepanikan terhadap “Godzilla El Niño”, melainkan kemarau yang bisa berlangsung lebih panjang dan menekan air, pangan, serta risiko kebakaran lahan. ISU kemunculan El Niño ekstrem pada 2026 tidak perlu dibaca dengan kepanikan. Badan Riset dan Inovasi Nasional atau…

Baca Selengkapnya...

Big Tech Bangun Pasar Baru Penghapus Karbon

PASAR penghapus karbon sedang memasuki fase baru. Frontier, koalisi pembeli yang didukung sejumlah perusahaan teknologi besar, mendapat komitmen baru senilai US$915 juta, atau sekitar Rp16,3 triliun, untuk mempercepat pembelian carbon dioxide removal atau CDR.Dana ini menjadi sinyal bahwa penghapusan karbon mulai bergerak dari eksperimen sukarela menuju bagian penting dari strategi net zero. Carbon dioxide removal…

Baca Selengkapnya...

Net-Zero Tak Cukup Lagi Jadi Janji

JANJI net-zero memasuki fase baru. Perusahaan tidak lagi cukup memasang target 2050, membuat laporan keberlanjutan, lalu berharap pasar percaya. Standarnya naik. Bukti makin penting. Aksi harus terlihat. Science Based Targets initiative atau SBTi merilis Corporate Net-Zero Standard Version 2.0. Standar ini menandai pergeseran besar dalam tata kelola iklim korporasi. Dari ambisi menuju eksekusi. Dari komitmen…

Baca Selengkapnya...

Denmark Bayar Mahal CCS, Indonesia Siap Ikut?

DENMARK sedang memberi sinyal keras kepada industri berat. Emisi yang sulit ditekan tidak bisa lagi dibiarkan menjadi beban masa depan. Negara itu menyiapkan subsidi jumbo untuk proyek carbon capture and storage atau CCS di sektor semen. Nilainya tidak kecil. Aalborg Portland, produsen semen terbesar Denmark, mendapat kontrak subsidi hingga 16,5 miliar crown Denmark, atau sekitar…

Baca Selengkapnya...

Panas Bumi dan Ujian Bankability Proyek Hijau

INDONESIA lama memegang ironi panas bumi. Potensinya besar. Emisinya rendah. Pasokannya bisa stabil. Namun, pengembangannya tidak pernah sesederhana narasi energi bersih. Panas bumi adalah sumber energi terbarukan berbasis panas dari dalam bumi yang dapat menghasilkan listrik rendah emisi secara stabil, tetapi membutuhkan modal awal besar, eksplorasi berisiko, dan pembiayaan jangka panjang. Di titik itulah langkah…

Baca Selengkapnya...

Rp2 Triliun Dana Riset dan Ujian Hilirisasi SDGs Indonesia

DANA riset tidak bisa lagi dilihat sekadar sebagai biaya untuk laboratorium, jurnal ilmiah, atau seminar akademik. Di tengah krisis pangan, transisi energi, tekanan kesehatan, dan ketimpangan wilayah, riset seharusnya menjadi alat negara untuk menjawab masalah nyata. Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN kini berada di titik penting itu. Melalui Dana Abadi Penelitian yang dikelola…

Baca Selengkapnya...

Dana Iklim Global Naik, tapi Negara Rentan Masih Menunggu Keadilan

DANA iklim global mulai melewati batas psikologis lama. Negara-negara maju kini tidak hanya memenuhi, tetapi juga melampaui target USD 100 miliar per tahun yang selama lebih dari satu dekade menjadi ukuran kepercayaan dalam diplomasi iklim. Dana iklim adalah dukungan pembiayaan dari negara maju, lembaga multilateral, dan sektor swasta untuk membantu negara berkembang menurunkan emisi dan…

Baca Selengkapnya...