Thailand Dorong ESG Tourism Jadi Mesin Pertumbuhan Berkelanjutan

THAILAND melangkah lebih jauh dalam memosisikan pariwisata sebagai motor pembangunan berkelanjutan. Tourism Authority of Thailand (TAT) meluncurkan program “Village to the World #SustainableAgenda” yang dalam dua bulan pertama sudah mampu meningkatkan pendapatan komunitas hingga 20 persen. Program ini didesain bukan sekadar aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), tetapi sebagai platform ESG (Environmental, Social, Governance) yang…

Baca Selengkapnya...

Ketika Politik Menabrak ESG, Putusan Texas dan Pelajaran untuk Indonesia

LANGKAH Texas untuk membatasi penggunaan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam rekomendasi proxy menghadapi tembok hukum. Seorang hakim federal di Amerika Serikat memutuskan menunda berlakunya Senate Bill 2337, regulasi yang seharusnya efektif pada 1 September 2025. Putusan ini bukan sekadar urusan lokal Texas. Dampaknya bergaung hingga ranah tata kelola investasi global, termasuk bagi…

Baca Selengkapnya...

Menakar Karbon Biru, Komitmen Iklim atau Sekadar Jargon?

Program 17 pusat Karbon Biru digadang jadi solusi serap emisi dan dorong ekonomi pesisir. Tapi, mampukah regulasi dan tata kelola menjawab tantangan? KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan 17 lokasi sebagai pusat Karbon Biru untuk penyerapan emisi. Dari pesisir Jawa hingga rencana menjadikan Bangka Belitung sebagai carbon free island, langkah ini diproyeksikan menjadi bukti komitmen…

Baca Selengkapnya...

ESG Jadi Fondasi Aksesi OECD, Pemerintah Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan

PEMERINTAH menegaskan bahwa prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) akan menjadi fondasi penting dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan Indonesia. Komitmen ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses aksesi menuju keanggotaan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), yang standar globalnya mencakup tata kelola di seluruh sektor. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan bahwa…

Baca Selengkapnya...

Digitalisasi KAI, Boarding Gate Tanpa Kertas Jadi Langkah Hijau Transportasi

PT KERETA Api Indonesia (KAI) terus mempercepat transformasi digital. Hingga Agustus 2025, tercatat 7,47 juta penumpang sudah menggunakan layanan face recognition boarding gate di berbagai stasiun besar. Angka ini melampaui capaian sepanjang 2024 dan sekaligus mencerminkan tren baru dalam pengalaman perjalanan kereta di Indonesia. Lebih dari sekadar efisiensi, langkah ini membawa dampak nyata pada aspek…

Baca Selengkapnya...

Vietnam Monetisasi Kredit Karbon dari Hutan, Model Baru bagi Asia Tenggara?

VIETNAM kembali mencuri perhatian dunia internasional. Pemerintah di Hanoi resmi menyetujui penyerahan satu juta ton pengurangan emisi CO₂ kepada International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), bagian dari Grup Bank Dunia. Keputusan ini tertuang dalam Resolusi No. 261/NQ-CP tanggal 29 Agustus 2025. Langkah tersebut memperkuat komitmen Vietnam terhadap kesepakatan yang sudah dijalankan sejak 2020, melalui…

Baca Selengkapnya...

Water Station KAI: Kurangi Plastik Sekali Pakai, Dorong Transportasi Hijau

DI TENGAH tren global menuju transportasi berkelanjutan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah yang mungkin terlihat kecil, tapi punya dampak besar. Hingga Agustus 2025, KAI telah menyediakan 106 unit water station di 45 stasiun jarak jauh. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan mengisi ulang air minum gratis hanya dengan membawa tumbler pribadi. Langkah sederhana itu sejatinya…

Baca Selengkapnya...

Relaksasi Ekspor Freeport dan Ujian Hilirisasi Mineral Indonesia

KEBIJAKAN hilirisasi mineral kembali diuji. Pemerintah Indonesia tengah menimbang masa depan relaksasi ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) yang akan berakhir pada 16 September 2025. Keputusan ini bukan sekadar soal izin ekspor, melainkan juga soal arah besar transisi Indonesia menuju negara pengolah mineral strategis. Smelter Manyar Jadi Titik Kritis Relaksasi ekspor diberikan sejak Maret…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Indonesia Butuh Rp4.000 Triliun, SRN PPI Jadi Kunci

PEMERINTAH Indonesia kembali melangkah dalam upaya membangun ekosistem perdagangan karbon. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) resmi meluncurkan Beta Version 1 dari Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI). Sistem ini dirancang untuk mempermudah integrasi data, memantau capaian aksi iklim, dan memperluas akses pelaku usaha maupun investor ke pasar karbon. Deputi Bidang Pengendalian Lingkungan…

Baca Selengkapnya...

Gitar Karuun, Inovasi Mahasiswa ITB yang Buka Jalan Ekonomi Hijau

INDONESIA dikenal sebagai salah satu produsen rotan terbesar di dunia. Selama ini, material alami itu lebih banyak dipakai untuk furnitur. Namun di tangan Nidewi Aruman, mahasiswa Desain Produk Institut Teknologi Bandung (ITB), rotan bertransformasi menjadi instrumen musik. Ia merancang gitar akustik berbahan karuun, vinir rotan yang diproses ulang, sebagai Tugas Akhir, sekaligus wujud eksperimen material…

Baca Selengkapnya...