Percepatan Pengakuan Hutan Adat, Strategi Baru Indonesia Lawan Kejahatan Lingkungan

INDONESIA mengambil langkah berani dalam memperkuat perlindungan lingkungan hidup dengan mempercepat pengakuan atas 1,4 juta hektare hutan adat hingga 2029. Langkah ini menandai babak baru dalam tata kelola kehutanan nasional yang menempatkan masyarakat adat sebagai garda depan pelestarian hutan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, masyarakat adat adalah penjaga sejati hutan Indonesia. Dalam forum United…

Baca Selengkapnya...

Menanam Sebelum Terbang, Akar Diplomasi Hijau Indonesia Menjelang COP30

MENJELANG Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30) di Belem, Brasil, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara hutan tropis dengan komitmen nyata pada aksi iklim. Sebelum delegasi berangkat ke forum global itu, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memilih menanam pohon produktif di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sukamakmur, Kabupaten Bogor, sebuah langkah simbolik sekaligus substantif…

Baca Selengkapnya...

Maladewa Larang Tembakau, Langkah Kecil Menuju Generasi Bebas Asap

LARANGAN menyeluruh terhadap tembakau akhirnya menjadi kenyataan di Maladewa. Negara kepulauan kecil di Samudra Hindia itu resmi menerapkan kebijakan bebas tembakau nasional mulai Sabtu, 1 November 2025, menjadikannya negara pertama di dunia yang melakukan pelarangan total terhadap produk tembakau. Kesehatan Publik di Garis Depan Langkah ini merupakan puncak dari kampanye panjang pemerintah Maladewa untuk memutus…

Baca Selengkapnya...

Lift Kaca di Kelingking, Akses Wisata atau Ancaman Lanskap Alam Bali?

PEMBANGUNAN lift kaca setinggi 182 meter di tebing curam Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali, kini terhenti. Proyek senilai Rp200 miliar itu dihentikan sementara oleh Satpol PP Provinsi Bali setelah hasil inspeksi DPRD melalui Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) menemukan sejumlah pelanggaran. Langkah ini menjadi babak baru dalam perdebatan panjang antara ambisi pariwisata…

Baca Selengkapnya...

Krisis Dana Adaptasi, Dunia Masih Gagal Membayar Utang Iklimnya

KETIKA dampak perubahan iklim semakin nyata, dari banjir besar di Asia Selatan hingga kekeringan panjang di Afrika Timur, pendanaan adaptasi justru menurun. Laporan terbaru UN Environment Programme (UNEP) memperlihatkan tren yang mengkhawatirkan. Negara-negara kaya hanya menyalurkan 26 miliar dolar AS dana publik untuk adaptasi iklim pada 2023, turun 2 miliar dolar AS dibandingkan tahun sebelumnya….

Baca Selengkapnya...

Menambang Krisis: Saat KLH Kekurangan Pengawas, Akademisi Jadi Harapan Baru

KRISIS pengawasan lingkungan di Indonesia kini mencapai titik rawan. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut negara hanya memiliki sekitar 3.000 pengawas lingkungan untuk mengawasi ribuan aktivitas tambang batu bara dan mineral di seluruh Indonesia. Jumlah yang timpang untuk menghadapi skala kerusakan yang terus meluas. “Seluruh aktivitas penambangan sumber daya alam benar-benar harus mendapat pengawalan…

Baca Selengkapnya...

Pesut Mahakam dan Ironi Penyelamatan oleh Orang Asing

POPULASI pesut mahakam, mamalia air tawar endemik Kalimantan Timur, kini hanya 62 ekor. Angka itu mencerminkan paradoks menyakitkan, satwa langka Indonesia justru diselamatkan oleh warga negara asing. Dalam forum A Multi-Stakeholder Dialogue: Plastic, Climate and Biodiversity Nexus yang digelar WWF Indonesia di Jakarta (28/10/2025), Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengaku menerima kabar kelahiran dua…

Baca Selengkapnya...

Brasil Berdarah di Tengah Persiapan Hijau Menuju COP30

Menjelang COP30, Brasil berupaya menata citra hijau. Namun, darah justru kembali mengalir di Rio de Janeiro. RIO de Janeiro kembali menjadi sorotan dunia, bukan karena persiapan menuju forum lingkungan global, melainkan tragedi berdarah yang mencoreng wajah kota itu. Sedikitnya 64 orang tewas dalam operasi polisi pada Selasa malam (28/10), menjadi operasi paling mematikan sepanjang sejarah…

Baca Selengkapnya...

Tagih Tanggung Jawab 66 Raksasa Polusi Dunia untuk Danai Teknologi Penangkap Karbon

STUDI terbaru Climate Analytics menyoroti tanggung jawab moral dan finansial dari perusahaan bahan bakar fosil serta industri semen dunia. Dalam laporan yang dirilis 24 Oktober 2025 dan dikutip dari Edie, lembaga riset ini menghitung secara spesifik kontribusi finansial puluhan perusahaan yang dianggap paling banyak mencemari atmosfer bumi. Hasilnya, 66 perusahaan bahan bakar fosil terbesar diminta…

Baca Selengkapnya...

Garis Pantai Masa Depan, 0,6 Meter yang Bisa Diselamatkan

KENAIKAN permukaan laut bukan sekadar ancaman masa depan. Itu sudah berjalan hari ini, perlahan tapi pasti. Laut yang terus memuai dan lapisan es yang mencair menjadi penanda bahwa keputusan manusia beberapa dekade ke depan akan menentukan bentuk garis pantai dunia selama ratusan tahun mendatang. Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di Nature Climate Change (24/10/2025) menunjukkan…

Baca Selengkapnya...