Dari Lingkaran Janji ke Agenda Transisi Energi Hijau Dunia

Brasil menyerukan percepatan transisi energi global di Belém Climate Summit. Dari etanol hingga biofuel, Lula menawarkan arah baru bagi ekonomi hijau yang lebih adil dan inklusif. “BERHENTI berputar dalam lingkaran janji.” Kalimat itu meluncur tajam dari Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Belem Climate Summit, Jumat (7/11). Bukan sekadar retorika, tetapi seruan agar…

Baca Selengkapnya...

PLTU Batu Bara dan Harga Nyawa, Riset Ungkap Kerugian Rp1.813 Kuadriliun

RISET terbaru dari Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA), Celios, dan Trend Asia menyoroti kenyataan pahit di balik ketergantungan Indonesia pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara. Di balik asap dan deru turbin, tersembunyi angka yang mencengangkan. Sebanyak 156.000 kematian dini dan kerugian ekonomi mencapai Rp1.813 kuadriliun. Angka ini merefleksikan beban…

Baca Selengkapnya...

Eni–Petronas Bentuk “NewCo”, Aliansi Strategis Baru Energi Regional di Asia Tenggara

DUA raksasa energi dunia, Eni dan Petronas, resmi membentuk perusahaan patungan bernama NewCo dengan kepemilikan seimbang. Entitas baru ini akan menggabungkan aset hulu migas kedua perusahaan di Indonesia dan Malaysia, menjadikannya salah satu langkah strategis paling signifikan dalam lanskap energi Asia Tenggara dekade ini. Sinergi Regional Menuju Transisi Energi Penandatanganan perjanjian dilakukan dalam ajang ADIPEC…

Baca Selengkapnya...

AC, AI, dan Krisis Daya Menguji Ketahanan Energi Asia Tenggara

KETIKA suhu udara di Asia Tenggara terus melonjak, pendingin ruangan, perangkat yang dulu dianggap barang mewah, kini berubah menjadi kebutuhan dasar. Namun di balik kesejukan yang ditawarkan, tersimpan ancaman baru bagi sistem energi kawasan, yakni lonjakan permintaan listrik yang bisa mengguncang ketahanan energi regional. Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA), Fatih Birol, mengingatkan bahwa konsumsi…

Baca Selengkapnya...

Fosil Masih Perkasa, Tantangan Global dalam Transisi Energi Menuju 2050

TRANSISI menuju energi bersih masih menghadapi kenyataan pahit. Bahan bakar fosil tetap mendominasi. Laporan Global Energy Perspective 2025 dari McKinsey & Company menunjukkan bahwa minyak, gas alam, dan batu bara akan tetap menjadi sumber utama energi dunia hingga setidaknya tahun 2050. Lonjakan permintaan listrik menjadi faktor utama yang memperlambat peralihan ke energi terbarukan. Permintaan global…

Baca Selengkapnya...

Membangunkan Raksasa Tidur, Terobosan Baru Panas Bumi Indonesia

Dari model pembiayaan bertahap hingga sinkronisasi BUMN energi, panas bumi akhirnya punya jalan realistis menuju masa depan hijau. SELAMA puluhan tahun, panas bumi disebut sebagai raksasa tidur energi Indonesia. Potensinya mencapai 25.000 megawatt (MW), tapi yang benar-benar mengalir ke jaringan listrik baru sekitar 2.400 MW. Padahal, sumber energinya bersih, stabil, dan murni berasal dari perut…

Baca Selengkapnya...

2050 Energi Bersih, Saatnya Indonesia Punya Strategi Transisi yang Terpadu

INDONESIA memiliki peluang besar untuk mempercepat transisi menuju bauran energi terbarukan penuh pada 2050, melampaui target 31 persen dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN). Namun, peluang ini hanya bisa diwujudkan dengan perencanaan yang matang, strategi lintas-sektor, dan kepemimpinan yang konsisten di tingkat nasional. Laporan terbaru Institute for Essential Services Reform (IESR) dan Indonesia Clean Energy Forum…

Baca Selengkapnya...

Panas Bumi Dunia di Ambang Rekor Baru, Indonesia Jadi Kunci

Oleh Redaksi SustainReview.ID KETIKA dunia berpacu menuju dekarbonisasi, energi panas bumi kembali mencuri perhatian. Laporan terbaru International Energy Agency (IEA) memperkirakan energi panas bumi akan mencapai rekor tertinggi dalam sejarah pada tahun 2030, menjadi elemen kunci dalam peta transisi energi bersih global. Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, dalam peluncuran laporan tahunan energi terbarukan di Paris,…

Baca Selengkapnya...

Asia di Persimpangan, Peluang 200 Juta Pekerjaan Hijau Dibayangi Kesenjangan Pembangunan

ASIA berada di garis depan transisi menuju ekonomi hijau. Kawasan ini berpotensi menciptakan lebih dari 200 juta pekerjaan hijau pada 2030, menurut catatan The Rockefeller Foundation (TRF). Namun, di balik potensi besar itu, Asia masih menghadapi tantangan serius, yakni kesenjangan pembangunan, kemiskinan ekstrem, hingga keterbatasan akses energi bersih. “Menutup kesenjangan pembangunan bukan hanya tanggung jawab…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Gandeng Verra untuk Perluas Perdagangan Karbon Internasional

INDONESIA kembali melangkah maju dalam diplomasi iklim. Pemerintah menandatangani mutual recognition agreement (MRA) dengan Verra, lembaga nirlaba internasional yang mengelola Verified Carbon Standard (VCS), salah satu standar paling populer di pasar karbon sukarela dunia. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), dan Verra. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol…

Baca Selengkapnya...