Fosil Masih Perkasa, Tantangan Global dalam Transisi Energi Menuju 2050

TRANSISI menuju energi bersih masih menghadapi kenyataan pahit. Bahan bakar fosil tetap mendominasi. Laporan Global Energy Perspective 2025 dari McKinsey & Company menunjukkan bahwa minyak, gas alam, dan batu bara akan tetap menjadi sumber utama energi dunia hingga setidaknya tahun 2050. Lonjakan permintaan listrik menjadi faktor utama yang memperlambat peralihan ke energi terbarukan. Permintaan global…

Baca Selengkapnya...

Sipora yang Terkoyak, Luka Panjang dari Pembalakan Meranti

DI TENGAH keindahan alam Mentawai yang eksotis, luka besar kini menganga di jantung hutan Pulau Sipora. Seluas 730 hektare kawasan hutan alami, rumah bagi satwa endemik seperti bilou, simakobu, dan bokkoi, rusak akibat praktik pembalakan liar kayu meranti. Kasus ini terbongkar setelah Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), gabungan Kementerian Kehutanan, Kejaksaan Agung, dan BPKP, melakukan…

Baca Selengkapnya...

Global Governance di Tanah Negeri, Arah Baru Tata Kelola BUMN

PRESIDEN Prabowo Subianto membuka babak baru dalam reformasi ekonomi Indonesia. Dalam forum Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, ia mengumumkan kebijakan yang mengizinkan ekspatriat atau warga negara asing memimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Saya sudah ubah aturan agar ekspatriat bisa memimpin BUMN kita. Saya sangat antusias dengan perubahan ini,” ujar Prabowo, di hadapan…

Baca Selengkapnya...

Toyota dan Ekosistem Industri Hijau Indonesia, dari Lokal ke Global

TRANSFORMASI industri otomotif Indonesia kini memasuki fase yang lebih hijau dan berdaya saing tinggi. Di tengah tekanan global untuk menurunkan emisi dan memperkuat ekonomi berbasis nilai tambah, Toyota menjadi salah satu contoh nyata bagaimana korporasi multinasional bisa tumbuh bersama ekosistem lokal, bukan di atasnya. Melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), perusahaan ini membangun rantai…

Baca Selengkapnya...

Menanti NDC Kedua, Ujian Kredibilitas Iklim Indonesia di Panggung Global

INDONESIA belum menyerahkan Second Nationally Determined Contribution (NDC) ke Sekretariat United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). Padahal, dokumen ini menjadi kunci komitmen nasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dan mencapai target iklim global menjelang COP30 di Brasil, November 2025. Waktu semakin sempit. UNFCCC menetapkan akhir September sebagai batas pengiriman. Namun hingga…

Baca Selengkapnya...

Startup Iklim Jadi Mesin Baru Ekonomi Hijau Indonesia

Dari sungai hingga pabrik tekstil, inovator muda Indonesia menunjukkan bahwa teknologi bisa menjadi mesin pertumbuhan baru. Bukan hanya untuk ekonomi, tapi juga untuk bumi. TIGA inovator teknologi iklim, Aslan Renewables, Arukah Capital, dan SXD AI, baru saja membuktikan bahwa solusi iklim tak harus lahir dari ruang rapat kebijakan. Melalui ajang Climate Impact Innovations Challenge (CIIC)…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Butuh Lembaga Khusus Iklim agar Kebijakan Tak Terpecah

INDONESIA memasuki babak baru dalam menghadapi krisis iklim. Setelah dua dekade kebijakan tersebar di banyak kementerian, kini muncul gagasan membentuk lembaga khusus yang fokus mengoordinasikan seluruh upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai, arah kebijakan iklim nasional sudah terlalu kompleks untuk ditangani secara sektoral. “Kami mengusulkan ada kelembagaan khusus yang…

Baca Selengkapnya...

Membangunkan Raksasa Tidur, Terobosan Baru Panas Bumi Indonesia

Dari model pembiayaan bertahap hingga sinkronisasi BUMN energi, panas bumi akhirnya punya jalan realistis menuju masa depan hijau. SELAMA puluhan tahun, panas bumi disebut sebagai raksasa tidur energi Indonesia. Potensinya mencapai 25.000 megawatt (MW), tapi yang benar-benar mengalir ke jaringan listrik baru sekitar 2.400 MW. Padahal, sumber energinya bersih, stabil, dan murni berasal dari perut…

Baca Selengkapnya...

Krisis Tata Kelola di Tengah Ambisi Pariwisata Berkelanjutan

DI TENGAH semangat pemerintah mendorong pariwisata berkelanjutan, langkah legislasi justru memunculkan tanda tanya besar. Revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang baru disahkan DPR menghapus nama Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dari naskah final. Bagi banyak pihak, perubahan itu tampak administratif. Namun bagi pelaku industri, penghapusan GIPI berarti hilangnya ruang representasi formal dalam…

Baca Selengkapnya...

Babak Baru Green Justice, Keadilan Hijau Pertama di Indonesia

Untuk pertama kalinya dalam sejarah hukum lingkungan Indonesia, pengadilan menerapkan mekanisme anti-SLAPP. Kasus dua guru besar IPB yang digugat perusahaan sawit berubah menjadi tonggak penting bagi perlindungan sains dan pembela lingkungan. KETIKA dua akademisi lingkungan digugat korporasi sawit karena menjalankan tugas ilmiah, pengadilan memilih berpihak pada kebenaran dan sains. Putusan Pengadilan Negeri (PN) Cibinong yang…

Baca Selengkapnya...