El Nino Bisa Diprediksi 15 Bulan, tapi Sistem Masih Reaktif

EL NINO kuat pada 2026 bukan lagi sekadar kemungkinan. Model iklim terbaru bahkan mampu memprediksinya hingga 15 bulan sebelumnya. Pertanyaannya bukan apakah ini akan terjadi, tetapi apakah sistem kebijakan sudah siap meresponsnya. Data dari sejumlah kelompok riset global menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Tahun 2026 diperkirakan menjadi salah satu tahun terpanas dalam sejarah modern, dengan potensi…

Baca Selengkapnya...

Pengakuan Hutan Adat Dipercepat, Siapkah Sistemnya?

PERCEPATAN pengakuan hutan adat seluas 1,4 juta hektare bukan sekadar agenda sosial. Ini adalah instrumen kebijakan yang berpotensi langsung memengaruhi strategi iklim Indonesia. Dalam konteks ini, pengakuan hutan adat dapat menjadi alat efektif untuk menekan deforestasi, tetapi hanya jika sistem implementasinya siap bekerja di tingkat tapak. Pertemuan antara Kementerian Kehutanan dan Ford Foundation menegaskan arah…

Baca Selengkapnya...

Inggris Hapus Pajak Tambahan Karbon Setelah Batubara Nol

Penghapusan Carbon Price Support di Inggris bukan tanda pelemahan kebijakan iklim, melainkan penyesuaian instrumen setelah tujuan awalnya, mengeliminasi batubara dari sistem listrik, dinilai tercapai. Pemerintah Inggris mengonfirmasi bahwa Carbon Price Support (CPS) akan dihapus mulai April 2028. Kebijakan ini menandai perubahan penting dalam pendekatan harga karbon, dari strategi “menghukum” energi fosil menuju desain yang lebih…

Baca Selengkapnya...

Rp794 Triliun per Tahun, Siapa yang akan Biayai Transisi Energi Indonesia?

TRANSISI energi Indonesia tidak kekurangan target. Yang belum sepenuhnya jelas adalah, siapa yang akan menanggung biayanya. Pemerintah memperkirakan kebutuhan pendanaan untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 mencapai sekitar Rp794 triliun per tahun. Angka ini menempatkan transisi energi bukan sekadar agenda lingkungan, tetapi sebagai isu fiskal dan investasi jangka panjang. Pertanyaannya bukan lagi apakah Indonesia…

Baca Selengkapnya...

Solusi Iklim Murah Itu Nyata, Pelajaran dari ‘Insinyur Alam’ dalam Menyerap Karbon

DI TENGAH perlombaan global mengembangkan teknologi penangkap karbon yang mahal dan kompleks, sebuah temuan ilmiah terbaru justru mengarah pada pendekatan yang lebih sederhana, bekerja bersama proses alami. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Communications Earth and Environment menunjukkan bahwa ekosistem yang dibentuk oleh berang-berang mampu berfungsi sebagai penyerap karbon bersih (net carbon sink). Temuan ini memperkuat…

Baca Selengkapnya...

Pelaporan ESG Surut, Risiko Tata Kelola Global Menguat

Transparansi sukarela melemah, tekanan hukum naik, dan implikasinya mulai menjalar ke rantai pasok Indonesia PENURUNAN laporan keberlanjutan di Amerika Serikat menandai perubahan struktural dalam tata kelola korporasi global. Perusahaan mulai menahan transparansi akibat meningkatnya risiko hukum dan melemahnya tekanan investor, yang pada akhirnya berpotensi mempersempit visibilitas rantai pasok global, termasuk yang melibatkan Indonesia. Analisis The…

Baca Selengkapnya...

Dua Peta Jalan Global, Satu Ujian Kebijakan Indonesia

AGENDA iklim global kini memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar menetapkan target jangka panjang, tetapi bagaimana negara-negara menerjemahkan komitmen tersebut menjadi peta jalan kebijakan yang nyata. Di tengah dinamika itu, Indonesia mulai merumuskan posisi nasional untuk dua agenda besar sekaligus, yakni transisi menjauh dari bahan bakar fosil dan upaya menghentikan serta membalikkan deforestasi pada 2030….

Baca Selengkapnya...

Roadmap Global Phase-Out Fosil Menguat, di Mana Posisi Indonesia?

PERUNDINGAN iklim global kembali menunjukkan batasnya. Draf keputusan COP30 tidak memuat rujukan eksplisit pada penghentian bahan bakar fosil. Konsensus 198 negara terlalu mahal secara politik. Namun di luar ruang negosiasi formal, dinamika baru terbentuk. Sebanyak 24 negara mendukung penyelenggaraan konferensi global pertama tentang transisi keluar dari minyak, gas, dan batu bara. Forum itu akan digelar…

Baca Selengkapnya...

Sengketa Sawit di WTO, Transisi Energi atau Proteksionisme Hijau?

BATAS akhir periode implementasi putusan sengketa DS593 resmi berakhir. Pemerintah Indonesia kini menunggu kepatuhan penuh Uni Eropa (UE) atas keputusan Panel World Trade Organization (WTO) yang menyatakan kebijakan energi terbarukan UE mendiskriminasi biofuel berbasis minyak sawit. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pemerintah akan memantau langkah penyesuaian UE secara menyeluruh. “Kami mendesak UE untuk segera mematuhi…

Baca Selengkapnya...

Ketidakpastian Serapan Karbon Laut, Risiko Sistemik bagi Kebijakan Iklim

LAUTAN selama ini menjadi “penyangga senyap” krisis iklim. Laut menyerap sebagian karbon dioksida yang dilepas manusia ke atmosfer. Namun, seberapa besar dan sampai kapan daya serap itu bertahan masih menyisakan tanda tanya besar. Laporan terbaru dari Komisi Oseanografi Antarpemerintah di bawah UNESCO menegaskan satu hal, pemahaman dunia tentang karbon laut belum utuh. Kekosongan data dan…

Baca Selengkapnya...