Dry Ice untuk Karhutla, Bagaimana Mengukur Keberhasilannya?

Jarak pandang membaik dalam uji coba dry ice di Sumatra Selatan. Pengukuran polutan dan lamanya manfaat bertahan menentukan artinya bagi perlindungan warga. JARAK pandang di sekitar lokasi penyemaian dry ice di Sumatra Selatan dilaporkan meningkat dari sekitar 650 meter menjadi 2.800 meter. Bagi penerbangan yang terganggu kabut asap, perubahan itu penting. Bagi warga yang setiap…

Baca Selengkapnya...

Karhutla Indonesia: Peta NASA Memerah, Bagaimana Perlindungan Warga?

Sebaran karbon monoksida di atmosfer menarik perhatian pada karhutla Indonesia. Pengukuran udara di permukaan menentukan bagaimana peringatan dan perlindungan warga harus dijalankan. WARNA merah pada peta satelit mudah menarik perhatian. Namun, bagi warga yang menghadapi asap kebakaran hutan dan lahan, pertanyaan paling mendesak berada di dekat rumah. Seberapa buruk udara hari ini, dan kapan mereka…

Baca Selengkapnya...

Asap Karhutla Lebih Lokal, Perlindungan Warga Tetap Mendesak

SEBARAN asap yang lebih terbatas belum cukup untuk menyatakan dampak kebakaran hutan dan lahan lebih ringan. Warga yang tinggal dekat sumber kebakaran tetap membutuhkan informasi tentang udara yang mereka hirup, berapa lama paparan berlangsung, dan kapan perlindungan kesehatan harus diaktifkan. Persoalan itu mengemuka dari kajian awal Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Badan Riset dan…

Baca Selengkapnya...

Kualitas Udara Global Memburuk, 91% Negara Gagal Penuhi Standar WHO

Hanya segelintir wilayah memenuhi ambang aman. Data menunjukkan krisis polusi semakin struktural, bukan sekadar musiman. KUALITAS udara global menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Hanya 14 persen negara dan kota di dunia yang memenuhi pedoman partikel halus PM2.5 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Angka ini turun dari 17 persen pada tahun sebelumnya. Sebagian besar negara di dunia…

Baca Selengkapnya...

Alarm Polusi, Udara Sehat Kini Jadi Barang Mewah

HANYA tujuh negara di dunia yang memenuhi standar kualitas udara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024. Sementara itu, kabut asap dan polusi udara terus memburuk di berbagai belahan dunia, diperparah dengan dihentikannya program pemantauan global oleh Amerika Serikat (AS). Laporan tahunan IQAir, perusahaan pemantau kualitas udara asal Swiss, mencatat Australia, Selandia Baru, Bahama, Barbados, Grenada,…

Baca Selengkapnya...