Berebut SAF Sebelum Bahan Bakarnya Tersedia

MASKAPAI penerbangan mulai menyadari satu kenyataan penting. Membuat janji menggunakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel belum tentu membuat bahan bakar itu tersedia. Permintaannya tumbuh. Regulasi mulai mengetat. Namun, produksinya masih jauh tertinggal. International Air Transport Association atau IATA memperkirakan produksi SAF global hanya mencapai 2,4 juta ton pada 2026. Jumlah itu setara…

Baca Selengkapnya...

Malapari Menjanjikan SAF, tetapi Siapa Menjamin Bahan Bakunya?

MALAPARI mulai mendapat tempat baru dalam peta transisi energi Indonesia. Tanaman bernama ilmiah Pongamia pinnata itu tidak hanya menghasilkan minyak nabati yang dapat diolah menjadi biodiesel. Minyak bijinya juga dinilai berpotensi menjadi bahan baku bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF). Prospek tersebut diperkenalkan Badan Riset dan Inovasi Nasional dalam Capacity Building dan…

Baca Selengkapnya...

Malaysia Airlines Pangkas 103 Ribu Ton CO₂, Peta Baru Transisi Aviasi ASEAN

INDUSTRI penerbangan sedang menghadapi tekanan ganda. Di satu sisi, permintaan perjalanan terus pulih. Di sisi lain, emisi karbon, biaya bahan bakar, dan tuntutan regulasi iklim makin sulit diabaikan. Malaysia Aviation Group atau MAG mulai menunjukkan satu jalur yang lebih realistis. Bukan langsung melompat ke teknologi mahal. Tetapi memulai transisi dari efisiensi yang bisa diukur. Dekarbonisasi…

Baca Selengkapnya...

SAF Mulai Diproduksi Massal, Indonesia Siap Jadi Produsen atau Tetap Pasar?

JAWABAN langsung: Sustainable Aviation Fuel (SAF) mulai masuk fase produksi massal secara global, namun Indonesia masih berada pada tahap potensi, belum pada skala industri seperti yang kini dibangun di Uzbekistan. Dorongan dekarbonisasi sektor penerbangan kini memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar uji coba atau proyek percontohan, melainkan investasi industri skala besar. Uzbekistan menjadi salah satu…

Baca Selengkapnya...

Aviasi di Titik Balik, Taruhan Besar Menuju Penerbangan Rendah Karbon

Bagian 3 dari Serial Editorial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026” Pengantar Redaksi Serial ini membedah arah baru pariwisata global dan nasional melalui perspektif ekonomi, geopolitik, iklim, investasi, hingga transformasi teknologi. Seluruh laporan disusun berdasarkan data resmi, termasuk Indonesia Tourism Outlook 2025–2026 — publikasi kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian PPN/Bappenas.Dan berikut…

Baca Selengkapnya...

Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Luncurkan Program UCollect

Dari dapur rumah hingga sektor komersial, minyak jelantah dikumpulkan untuk diolah jadi Sustainable Aviation Fuel (SAF) ramah lingkungan. TRANSISI energi tak lagi sekadar jargon. Pertamina membuka jalur bisnis baru lewat pengolahan minyak jelantah rumah tangga menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF). Inisiatif ini bukan hanya soal menjaga langit tetap biru, tetapi juga membangun rantai pasok energi…

Baca Selengkapnya...