Hamdani S Rukiah

Dari UEA ke Nusantara, Bisakah Model BlueSun Mempercepat Transisi Energi Indonesia?

BLUESUN International, konsorsium cleantech berbasis Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat, baru saja mencetak rekor biaya listrik terbarukan, yakni 1,9 sen per kWh untuk pembangkitan dan 1,4 sen per kWh untuk penyimpanan baterai. Angka ini bukan hanya mematahkan argumen lama bahwa energi hijau mahal, tapi juga menantang dominasi energi fosil. Jika klaim ini terverifikasi, dunia…

Baca Selengkapnya...

Elektrifikasi Asia-Pasifik Hampir Tuntas, tapi Transisi Energi Masih Tertinggal

KAWASAN Asia-Pasifik sedang mencatatkan pencapaian besar. Menurut laporan Regional Energy Trends for Sustainable Development yang dirilis Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (ESCAP), akses listrik di kawasan ini telah mencapai 98,6 persen pada 2023. Hampir seluruh wilayah perkotaan kini terang, sementara cakupan pedesaan pun sudah 97,4 persen. Namun, capaian ini menyimpan catatan….

Baca Selengkapnya...

Kapal Riset RV Geomarin III, Laboratorium Terapung untuk Sains Laut dan Iklim

KAPAL riset ini mungkin tidak setenar kapal perang atau kapal penumpang. Namun, bagi dunia ilmu pengetahuan, RV Geomarin III adalah andalan. Selama lebih dari satu dekade, kapal buatan PT PAL Indonesia (Persero) ini menjelajahi samudera Nusantara, menjadi laboratorium terapung kebanggan Indonesia yang menyimpan data penting tentang laut dan perubahan iklim. RV Geomarin III mulai beroperasi…

Baca Selengkapnya...

Gerhana Bulan Total dan Banjir Rob, Saat Fenomena Langit Bertemu Krisis Iklim

Indah di langit, berisiko di Bumi. Gerhana Bulan Total membawa pasang maksimum yang bisa memicu banjir rob. FENOMENA langit akan hadir pada 7 September 2025. Indonesia berkesempatan menyaksikan Gerhana Bulan Total atau Blood Moon, saat Bulan tampak merah menyala akibat pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Peristiwa kosmik ini indah dipandang, tetapi juga membawa pesan…

Baca Selengkapnya...

97 Puncak Himalaya Dibuka Gratis, Nepal Ubah Arah Pariwisata Berbasis Komunitas

NEPAL tengah mengubah peta pariwisatanya. Pemerintah negara Himalaya ini baru saja mengumumkan kebijakan membebaskan izin pendakian untuk 97 puncak gunung di dua provinsi terpencil, Karnali dan Sudurpaschim. Kebijakan tersebut bukan sekadar promosi wisata, melainkan bagian dari strategi mengurangi tekanan di jalur pendakian populer seperti Gunung Everest. Sebanyak 77 puncak berada di Karnali dan 20 puncak…

Baca Selengkapnya...

Saatnya Lingkungan Hidup Setara dengan HAM, DPR Diminta Ambil Sikap

WACANA menempatkan lingkungan hidup setara dengan hak asasi manusia kini mengemuka di parlemen. Dorongan itu datang dari mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah yang menilai kerusakan alam kian masif dan tak bisa lagi ditangani dengan regulasi parsial. Dalam audiensi dengan DPR, Rabu (3/9/2025), mereka mendesak negara segera memberi status khusus bagi lingkungan hidup, termasuk melalui pengesahan UU…

Baca Selengkapnya...

BPA dalam Kemasan Plastik, Ancaman Global yang Mulai Ditekan

DARI botol minum hingga galon air, plastik polikarbonat telah lama jadi bagian keseharian. Namun, di balik kepraktisannya, ada bahaya yang semakin sulit diabaikan, Bisfenol A (BPA). Zat kimia ini sudah terbukti mudah bermigrasi ke makanan atau minuman, terutama ketika wadah terpapar panas, sinar matahari, atau digunakan berulang. Jejak BPA di Tubuh Manusia Sejak 1950-an, BPA…

Baca Selengkapnya...

Vietnam Monetisasi Kredit Karbon dari Hutan, Model Baru bagi Asia Tenggara?

VIETNAM kembali mencuri perhatian dunia internasional. Pemerintah di Hanoi resmi menyetujui penyerahan satu juta ton pengurangan emisi COâ‚‚ kepada International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), bagian dari Grup Bank Dunia. Keputusan ini tertuang dalam Resolusi No. 261/NQ-CP tanggal 29 Agustus 2025. Langkah tersebut memperkuat komitmen Vietnam terhadap kesepakatan yang sudah dijalankan sejak 2020, melalui…

Baca Selengkapnya...

PBB Ingatkan, La Nina Tak Cukup Hentikan Rekor Suhu Global

FENOMENA iklim La Nina diperkirakan kembali hadir antara September hingga November 2025. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut peluang terjadinya mencapai 55% pada periode tersebut, bahkan meningkat menjadi 60% untuk Oktober–Desember. Namun, peringatan penting menyertai kabar ini: meski La Niña membawa efek pendinginan, suhu global tetap akan berada di atas…

Baca Selengkapnya...

Iradiasi Pangan, Strategi Baru BRIN–Bapanas Lawan Food Loss

MASALAH food loss menjadi salah satu tantangan serius ketahanan pangan Indonesia. Data Bapanas menunjukkan kerugian kerap terjadi sejak tahap panen, penyimpanan, hingga distribusi. Cabai yang cepat layu, telur yang rusak, atau bawang yang bertunas adalah contoh nyata. Hilangnya pangan di rantai pasok bukan hanya merugikan petani dan pelaku usaha, tetapi juga memperlemah daya saing nasional….

Baca Selengkapnya...