Dari UEA ke Nusantara, Bisakah Model BlueSun Mempercepat Transisi Energi Indonesia?
BLUESUN International, konsorsium cleantech berbasis Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat, baru saja mencetak rekor biaya listrik terbarukan, yakni 1,9 sen per kWh untuk pembangkitan dan 1,4 sen per kWh untuk penyimpanan baterai. Angka ini bukan hanya mematahkan argumen lama bahwa energi hijau mahal, tapi juga menantang dominasi energi fosil. Jika klaim ini terverifikasi, dunia…


