Eropa Danai Bahan Bakar Pesawat Hijau, Siapa Tutup Selisih Harga?

JERMAN, Austria, dan Luksemburg menyiapkan dana hingga €2,12 miliar, atau sekitar Rp43,35 triliun, untuk membantu membangun pasar bahan bakar pesawat sintetis. Uangnya tidak langsung dipakai membeli pesawat baru atau membangun pabrik milik negara. Tiga negara itu ingin menyelesaikan satu masalah yang menahan investasi, harga yang dibutuhkan produsen e-SAF masih lebih tinggi daripada harga yang bersedia…

Baca Selengkapnya...

Private Jet Makin Ramai, Siapa Membayar Karbonnya?

PESAWAT itu mungkin membawa enam atau delapan orang. Mesinnya tetap harus mengangkat badan pesawat, membakar bahan bakar, dan menempuh ribuan kilometer, nyaris tanpa keuntungan efisiensi dari ratusan kursi yang terisi seperti pada penerbangan komersial. Di situlah persoalan private jet berubah dari simbol kemewahan menjadi soal iklim. International Council on Clean Transportation (ICCT) memperkirakan 3,57 juta penerbangan private…

Baca Selengkapnya...

Malaysia Airlines Pangkas 103 Ribu Ton COâ‚‚, Peta Baru Transisi Aviasi ASEAN

INDUSTRI penerbangan sedang menghadapi tekanan ganda. Di satu sisi, permintaan perjalanan terus pulih. Di sisi lain, emisi karbon, biaya bahan bakar, dan tuntutan regulasi iklim makin sulit diabaikan. Malaysia Aviation Group atau MAG mulai menunjukkan satu jalur yang lebih realistis. Bukan langsung melompat ke teknologi mahal. Tetapi memulai transisi dari efisiensi yang bisa diukur. Dekarbonisasi…

Baca Selengkapnya...