Ekonomi AI dan Ujian Strategi Data Nasional Indonesia

DALAM ekonomi kecerdasan buatan (AI), data bukan lagi sekadar jejak digital. Data adalah bahan baku industri bernilai triliunan dolar. Model bahasa besar, sistem rekomendasi, hingga otomasi industri bertumpu pada akumulasi data dalam skala masif. Indonesia termasuk salah satu produsen data terbesar di kawasan. Lebih dari 210 juta pengguna internet aktif menghasilkan volume data harian yang…

Baca Selengkapnya...

Dari Resin ke Royalti, Arsitektur Baru Bioekonomi Atsiri Indonesia

INDONESIA selama ini dikenal sebagai eksportir bahan mentah minyak atsiri. Kemenyan dan kapur barus dikirim keluar negeri dalam bentuk resin mentah. Nilai tambahnya dinikmati industri parfum global. Kini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencoba menggeser posisi itu. Pusat Riset Botani Terapan mengembangkan produk turunan bernilai tinggi, berupa parfum konsentrasi premium, serum kecantikan, hingga reed…

Baca Selengkapnya...

Sengketa Sawit di WTO, Transisi Energi atau Proteksionisme Hijau?

BATAS akhir periode implementasi putusan sengketa DS593 resmi berakhir. Pemerintah Indonesia kini menunggu kepatuhan penuh Uni Eropa (UE) atas keputusan Panel World Trade Organization (WTO) yang menyatakan kebijakan energi terbarukan UE mendiskriminasi biofuel berbasis minyak sawit. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pemerintah akan memantau langkah penyesuaian UE secara menyeluruh. “Kami mendesak UE untuk segera mematuhi…

Baca Selengkapnya...

India Perketat ESG Rating, Apakah Indonesia Siap?

PASAR keuangan global sedang memasuki fase konsolidasi tata kelola keberlanjutan. Ketika skor ESG menjadi referensi utama dalam alokasi modal, pertanyaan yang mengemuka bukan lagi seberapa ambisius komitmen hijau korporasi, melainkan seberapa kredibel sistem penilaiannya. Langkah terbaru datang dari pengetatan pengawasan ESG rating oleh Securities and Exchange Board of India (SEBI). Regulator pasar modal India itu…

Baca Selengkapnya...

Freeport Pasca-2041, Rekalibrasi Kendali Mineral Strategis Indonesia

KESEPAKATAN terbaru antara Freeport-McMoRan (FCX) dan pemerintah Indonesia membuka babak baru pengelolaan tambang Grasberg di Papua Tengah. FCX menyatakan akan melepas tambahan 12% sahamnya di PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada Indonesia pada 2041, setelah revisi dan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Secara matematis, langkah ini memperbesar kepemilikan Indonesia menjadi sekitar 63% mulai 2042. Saat…

Baca Selengkapnya...

Standar Baru Uni Eropa Tekan Industri Tekstil Indonesia Menuju Ekonomi Sirkular

UNI EROPA mengubah aturan main industri fesyen global. Mulai 2026, perusahaan besar dilarang menghancurkan pakaian dan alas kaki yang tidak terjual di pasar Eropa. Praktik membakar atau memusnahkan stok akan masuk kategori pelanggaran regulasi. Kebijakan ini merupakan turunan dari Ecodesign for Sustainable Products Regulation (ESPR) yang berlaku sejak Juli 2024. Arah kebijakannya jelas mengakhiri model…

Baca Selengkapnya...

Masuk Daftar TIME, Saatnya Korporasi RI Naik Kelas ESG

PENGAKUAN internasional kini tidak lagi semata soal laba. Tapi, juga soal tata kelola, karbon, dan transparansi. Masuknya PT Astra International Tbk ke daftar 500 perusahaan terbaik Asia Pasifik 2026 versi TIME-Statista membuka satu pertanyaan penting, seberapa kompetitif ESG korporasi Indonesia di level regional? Astra berada di peringkat 485. Peringkat tertinggi ditempati DBS Bank. Sementara perusahaan…

Baca Selengkapnya...

Rekayasa HS Code dan Retaknya Arsitektur Tata Kelola Sawit Nasional

KASUS manipulasi ekspor crude palm oil (CPO) menjadi palm oil mill effluent (POME) bukan sekadar perkara pidana. Ini adalah stress test terhadap desain kebijakan komoditas strategis Indonesia. Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka dalam dugaan rekayasa klasifikasi kepabeanan yang membuat CPO berkadar asam tinggi diekspor sebagai “limbah”. Modusnya sederhana namun berdampak luas, yakni mengubah HS Code…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Indonesia dan Taruhan Pembiayaan Transisi Energi

INDONESIA sedang mencari sumber pembiayaan baru untuk menopang transisi energi dan pembangunan ekonomi hijau. Anggaran negara tidak cukup. Kebutuhan investasi membesar. Di titik inilah pasar karbon mulai diposisikan bukan sekadar instrumen iklim, tetapi mesin pembiayaan nasional. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa penguatan pasar karbon nasional harus dilihat sebagai strategi…

Baca Selengkapnya...

Uni Eropa Mengamankan Pasar Karbon Lewat Pendanaan Dini

UNI Eropa memilih bertindak lebih cepat. Di tengah meningkatnya tekanan politik dan kekhawatiran publik terhadap biaya energi, kawasan ini memajukan pendanaan iklim untuk mengamankan masa depan pasar karbonnya. Langkah ini menandai fase baru dalam strategi iklim Eropa. Menjaga ambisi penurunan emisi tanpa mengorbankan stabilitas sosial dan kepastian investasi. Melalui Bank Investasi Eropa (EIB), Uni Eropa…

Baca Selengkapnya...