Kelas Kaya Indonesia Membesar, Kebijakan Hijau Diuji

PETA kekayaan dunia sedang bergeser. Pusat gravitasi lama di Amerika Utara dan Eropa Barat mulai berbagi ruang dengan pasar negara berkembang. Indonesia muncul sebagai salah satu episentrum baru. Laporan Global Wealth Report Knight Frank menunjukkan jumlah individu dengan kekayaan bersih di atas US$10 juta di Indonesia mencapai 8.120 orang. Angka ini setara 0,3 persen dari…

Baca Selengkapnya...

Karbon Tanah Masuk Arus Utama, Peternakan Regeneratif Uji Kredibilitas Pasar Karbon

PASAR karbon sukarela perlahan bergerak dari janji ke pembuktian. Di Amerika Serikat, pendekatan berbasis tanah menunjukkan bahwa solusi iklim berbasis alam tidak hanya relevan secara ekologis, tetapi juga dapat diukur, diverifikasi, dan dikontrak oleh korporasi global. Perusahaan berbasis Texas, Grassroots Carbon, mencatat tonggak penting dengan menyalurkan 1,9 juta ton penghilangan karbon terverifikasi dari praktik peternakan…

Baca Selengkapnya...

Pasokan Kayu Global Masuk Fase Risiko Struktural

RANTAI pasok global yang bergantung pada kayu memasuki fase tekanan baru. Bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan persoalan bisnis yang berpotensi mengguncang stabilitas biaya, kepatuhan regulasi, hingga kepercayaan investor. Permintaan kayu yang terus meningkat kini bertemu dengan batas ekologis hutan, perubahan iklim, dan regulasi yang makin ketat. Sinyal ini menguat dalam riset terbaru yang dirilis…

Baca Selengkapnya...

PGE Perluas Lumut Balai, Panas Bumi Masuk Fase Investasi Serius

PENGEMBANGAN panas bumi Indonesia bergerak dari fase perencanaan menuju konsolidasi investasi. Langkah terbaru datang dari PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang memulai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW) di Sumatera Selatan. Proyek ini ditandai dengan kick-off meeting pada 12 Januari 2026. Berlokasi di Wilayah Kerja…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Sukarela Berubah Wajah, dari Komitmen Hijau ke Instrumen Strategis

PASAR karbon sukarela (voluntary carbon market/VCM) kerap dipandang sebagai pelengkap. Skala nilainya kecil dibanding sistem kepatuhan (compliance markets). Namun, cara korporasi besar memanfaatkannya kini berubah. Kredit karbon tidak lagi sekadar simbol hijau, melainkan bagian terukur dari strategi dekarbonisasi. Survei terbaru Morgan Stanley Institute for Sustainable Investing terhadap 225 perusahaan global berpendapatan di atas US$1 miliar…

Baca Selengkapnya...

Mesir Mengunci Pembiayaan Iklim, Rp11,7 Triliun untuk Adaptasi dan Transisi

MESIR mengunci langkah strategis dalam pembiayaan iklim global. Melalui Global Green Bond Initiative, Kairo memobilisasi pendanaan sekitar Rp11,7 triliun (setara €688 juta) untuk memperkuat ketahanan iklim nasional sekaligus mendukung agenda penurunan emisi jangka panjang. Langkah ini menandai pergeseran penting, iklim tidak lagi diperlakukan sebagai agenda lingkungan semata, tetapi sebagai fondasi kebijakan pembangunan. Pendanaan tersebut diuraikan…

Baca Selengkapnya...

Saldo Minimal Wisatawan, Bali Menguji Tata Kelola Baru Pariwisata Berbasis Risiko

BALI sedang mengubah cara memandang pariwisata. Bukan lagi semata soal promosi destinasi dan peningkatan kunjungan. Melainkan tentang tata kelola risiko, ketertiban sosial, dan nilai ekonomi yang dihasilkan. Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan kebijakan syarat kecukupan saldo bagi wisatawan mancanegara. Aturan ini masuk dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Pariwisata Berkualitas dan ditargetkan menjadi rujukan…

Baca Selengkapnya...

Bangunan Kini Menentukan Arah Dekarbonisasi

TRANSISI iklim tidak lagi berhenti pada target emisi. Tapi, bergerak ke ranah pembangunan ekonomi regional. New York memberi contoh konkret. Lebih dari US$23 juta dana publik dialirkan ke gelombang baru proyek dekarbonisasi bangunan dan industri, sekaligus memperkuat mesin ekonomi lokal. Pendanaan ini diumumkan melalui New York State Energy Research and Development Authority (NYSERDA). Sebanyak 15…

Baca Selengkapnya...

IDXCarbon Mulai Bergerak, Pasar Karbon Indonesia Masih Mencari Kedalaman

SIAPA yang membeli karbon Indonesia, dan untuk tujuan apa? Pertanyaan itu semakin relevan sejak Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) resmi beroperasi. Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pasar ini tidak lagi sekadar proyek percontohan. Tapi mulai membentuk pola, meski belum sepenuhnya matang. Sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 24 Desember 2025, nilai transaksi di…

Baca Selengkapnya...

MRT Menentukan Nasib Ritel Jakarta

Akses transportasi massal kini menjadi variabel kunci yang memisahkan mal bertahan dan yang tertinggal. TRANSFORMASI struktur ritel Jakarta memasuki fase baru. Tahun 2026 menandai pergeseran fundamental. Konektivitas transportasi massal kini menjadi variabel kunci dalam menentukan hidup-matinya aset ritel. Kemegahan bangunan dan kelengkapan tenant tak lagi cukup. Akses MRT dan LRT menjelma menjadi faktor penentu daya…

Baca Selengkapnya...