Bank Masuk ke Pasar Karbon, Skala Dampak Masih Jadi Tantangan

PERBANKAN mulai bergeser dari sekadar penyedia pembiayaan hijau menjadi penghubung langsung antara individu dan pasar karbon. Langkah ini terlihat dari strategi Bank Mandiri yang tidak hanya memperbesar portofolio pembiayaan berkelanjutan, tetapi juga membuka akses offset emisi bagi nasabah ritel. Per Maret 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai sekitar Rp320 triliun, tumbuh 8,8% secara tahunan….

Baca Selengkapnya...

Kepemimpinan Berbasis Kepedulian sebagai Kebutuhan Baru

DI TENGAH organisasi yang semakin kompleks dan bergerak cepat, persoalan kepemimpinan tidak lagi berhenti pada kemampuan mengambil keputusan. Tantangannya kini lebih mendasar, bagaimana keputusan itu dibentuk, dan bagaimana manusia di dalam sistem meresponsnya. Banyak organisasi hari ini tidak kehilangan arah karena kekurangan strategi. Mereka melemah karena rapuhnya kepercayaan, menurunnya rasa memiliki, dan terputusnya relasi manusia…

Baca Selengkapnya...

Dari Resin ke Royalti, Arsitektur Baru Bioekonomi Atsiri Indonesia

INDONESIA selama ini dikenal sebagai eksportir bahan mentah minyak atsiri. Kemenyan dan kapur barus dikirim keluar negeri dalam bentuk resin mentah. Nilai tambahnya dinikmati industri parfum global. Kini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencoba menggeser posisi itu. Pusat Riset Botani Terapan mengembangkan produk turunan bernilai tinggi, berupa parfum konsentrasi premium, serum kecantikan, hingga reed…

Baca Selengkapnya...

Masuk Daftar TIME, Saatnya Korporasi RI Naik Kelas ESG

PENGAKUAN internasional kini tidak lagi semata soal laba. Tapi, juga soal tata kelola, karbon, dan transparansi. Masuknya PT Astra International Tbk ke daftar 500 perusahaan terbaik Asia Pasifik 2026 versi TIME-Statista membuka satu pertanyaan penting, seberapa kompetitif ESG korporasi Indonesia di level regional? Astra berada di peringkat 485. Peringkat tertinggi ditempati DBS Bank. Sementara perusahaan…

Baca Selengkapnya...

Industri Hijau sebagai Mesin Baru Ekonomi Energi Indonesia

INDONESIA mulai memindahkan posisi transisi energi dari wilayah wacana ke arena industri. Dua proyek hijau yang dikembangkan PT Pertamina (Persero), Biorefinery Cilacap dan Pabrik Bioethanol Glenmore, menjadi penanda penting perubahan itu. Energi bersih tidak lagi diperlakukan sebagai proyek pelengkap, melainkan sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional. Groundbreaking kedua proyek tersebut berlangsung serentak di Jakarta, Cilacap,…

Baca Selengkapnya...

Kebangkitan Krakatau Steel dan Taruhan Besar pada Baja Hijau

KEBANGKITAN PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tidak lagi sekadar cerita penyelamatan BUMN. Di tengah tekanan impor dan kompetisi global, pemulihan perusahaan baja pelat merah ini kini memikul makna yang jauh lebih strategis, yakni masa depan baja Indonesia dalam ekonomi rendah karbon. Dalam forum bersama DPR dan kementerian teknis, manajemen Krakatau Steel memaparkan tren pemulihan kinerja….

Baca Selengkapnya...

Indonesia Masuk Koalisi Pasar Karbon Global, Integritas Jadi Taruhan

PASAR karbon global sedang bergeser. Fokusnya bukan lagi sekadar komitmen iklim, melainkan integritas kredit, kepastian kebijakan, dan arus investasi swasta. Di fase krusial ini, Indonesia mengambil posisi strategis dengan bergabung dalam The Coalition to Grow Carbon Markets, aliansi negara yang mendorong penggunaan kredit karbon berintegritas tinggi, khususnya dari sektor kehutanan dan solusi berbasis alam. Keanggotaan…

Baca Selengkapnya...

InJourney dan Jejak Karbon Pariwisata, Uji Nyata Bisnis Hijau di Sektor Aviasi

TRANSFORMASI pariwisata berkelanjutan tidak lagi bisa berhenti pada slogan. Skala operasi yang besar menuntut tanggung jawab yang setara. Di titik inilah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) menempatkan diri, sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata yang mulai mengukur, menghitung, dan menekan jejak karbonnya secara sistematis. InJourney menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 4.000 ton COâ‚‚. Angka ini…

Baca Selengkapnya...

PGE Perluas Lumut Balai, Panas Bumi Masuk Fase Investasi Serius

PENGEMBANGAN panas bumi Indonesia bergerak dari fase perencanaan menuju konsolidasi investasi. Langkah terbaru datang dari PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang memulai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW) di Sumatera Selatan. Proyek ini ditandai dengan kick-off meeting pada 12 Januari 2026. Berlokasi di Wilayah Kerja…

Baca Selengkapnya...

Bangunan Kini Menentukan Arah Dekarbonisasi

TRANSISI iklim tidak lagi berhenti pada target emisi. Tapi, bergerak ke ranah pembangunan ekonomi regional. New York memberi contoh konkret. Lebih dari US$23 juta dana publik dialirkan ke gelombang baru proyek dekarbonisasi bangunan dan industri, sekaligus memperkuat mesin ekonomi lokal. Pendanaan ini diumumkan melalui New York State Energy Research and Development Authority (NYSERDA). Sebanyak 15…

Baca Selengkapnya...