AI Masuk Radar Investor Hijau, Jejak Lingkungannya Perlu Diuji

Investor memasukkan AI bertanggung jawab dalam strategi keberlanjutan. Namun, prioritas pada tata kelola perlu disertai pengukuran listrik, air, dan dampak pusat data terhadap masyarakat. KECERDASAN BUATAN semakin mendapat tempat dalam strategi investasi berkelanjutan. Perkembangan ini membawa tuntutan bagi dunia keuangan. Kemampuan AI membantu efisiensi perlu dinilai bersama sumber daya yang dikonsumsi infrastruktur pendukungnya. Survei Sustainable…

Baca Selengkapnya...

Rapor COP17: 252 Juta Hektare Direstorasi, Alam Belum Tentu Pulih

Laporan baru PBB mencatat restorasi di 149 negara. Namun, luas kegiatan belum membuktikan ekosistem pulih, sementara kemajuan air tawar dan pesisir tertinggal. RESTORASI alam dunia mencatat skala besar. Seluas 252 juta hektare di 149 negara terdokumentasi sedang direstorasi. Namun, angka tersebut belum menjadi sertifikat kesembuhan bagi hutan, sungai, rawa, dan pesisir yang rusak. Tantangan berikutnya…

Baca Selengkapnya...

Asap dan Gas Menguji Diplomasi RI-Singapura di Hambalang

Pertemuan Prabowo dan Menlu Singapura membuka ruang penguatan kerja sama penanganan kabut asap. Namun, efektivitas satgas bersama dan kepastian kontrak gas masih menunggu pembuktian. PERTEMUAN tertutup Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang, Bogor, Rabu (28/10/2026), menandai perubahan penting dalam komunikasi kedua negara. Setelah pertukaran pernyataan mengenai kabut asap dan…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Disebut dalam Inisiatif Kredit Alam COP17, Siapa Menjamin Manfaatnya?

Inisiatif kredit alam di COP17 menjanjikan pendanaan konservasi. Keterlibatan Indonesia membawa pertanyaan tentang bukti pemulihan dan hak masyarakat penjaga ekosistem. PENDANAAN untuk menjaga alam kembali mencari jalan melalui pasar. Di arena COP17 Keanekaragaman Hayati di Yerevan, Armenia, Uni Eropa meluncurkan Friends of Credits for Nature and Biodiversity. Indonesia termasuk negara yang disebut dalam pengumuman resmi…

Baca Selengkapnya...

Limbah Sawit Menantang Impor LPG Rp97 Triliun

BRIN mengungkap potensi listrik 3,9 GW dari limbah sawit. Teknologi penyimpanan gas membuka peluang baru, tetapi kesiapan industri dan keekonomiannya masih menjadi tantangan. DI BALIK besarnya industri kelapa sawit Indonesia, tersimpan sumber energi yang selama ini juga menjadi persoalan lingkungan. Limbah cair pengolahan sawit berpotensi menghasilkan gas metana yang mempercepat pemanasan global. Namun, dengan teknologi…

Baca Selengkapnya...

COP17 Soroti Krisis Air Tawar, Indonesia Hadapi Ancaman Serupa

KRISIS keanekaragaman hayati dunia tidak hanya berlangsung di hutan dan lautan. Sungai, danau, rawa, dan ekosistem pegunungan menghadapi tekanan serius akibat perubahan iklim, pencemaran, serta kerusakan habitat. Di Indonesia, ancaman itu terlihat dari menyusutnya es tropis Papua hingga tekanan terhadap kehidupan ikan air tawar. Persoalan tersebut mendapat perhatian khusus dalam Konferensi Para Pihak Konvensi Keanekaragaman…

Baca Selengkapnya...

Gas RI-Singapura Menguji Batas Kepentingan Nasional

Pengurangan ekspor gas Indonesia membuka perdebatan tentang kebutuhan energi domestik, kepastian kontrak, dan kerja sama dengan Singapura di tengah ketegangan kabut asap. KETIKA Indonesia mengurangi pasokan gas ke Singapura pada Sabtu, 24 Oktober 2026, persoalannya tidak berhenti pada berapa banyak energi yang berkurang. Keputusan tersebut mempertemukan tiga kepentingan yang tidak selalu berjalan searah. Kebutuhan listrik…

Baca Selengkapnya...

COP17 Menguji Suara Masyarakat Adat dalam Diplomasi Indonesia

Perundingan di Armenia memperlihatkan perbedaan pandangan mengenai keterlibatan masyarakat adat dalam tata kelola biodiversitas. Sikap delegasi Indonesia menjadi sorotan ketika dunia berupaya memperkuat partisipasi kelompok penjaga alam. PERLINDUNGAN keanekaragaman hayati tidak hanya ditentukan oleh luas kawasan konservasi atau besarnya dana internasional. Ada pertanyaan yang lebih mendasar: siapa yang memperoleh tempat dalam proses pengambilan keputusan mengenai…

Baca Selengkapnya...

Investasi Keberlanjutan Naik, Alam Menghadapi Ujian Laba

Investasi keberlanjutan meningkat, tetapi perusahaan makin selektif memilih program. Ujiannya, memastikan manfaat finansial berjalan bersama perlindungan alam yang terukur. DANA keberlanjutan bertambah, tetapi perusahaan semakin selektif menentukan program. Pergeseran ini membawa pertanyaan penting, apakah uang yang lebih banyak akan menghasilkan perlindungan lingkungan yang lebih baik? Survei Deloitte Global 2026 menemukan 78% responden meningkatkan investasi keberlanjutan…

Baca Selengkapnya...

COP17: Negara Kaya Dorong Perluasan Pembayar Perlindungan Alam

Perundingan pendanaan biodiversitas mempertajam perbedaan negara maju dan berkembang. Taruhannya adalah pembagian tanggung jawab untuk membiayai perlindungan alam hingga 2030. DUNIA sudah menyepakati target pendanaan untuk melindungi alam. Namun, di arena COP17 di Yerevan, Armenia, pertanyaan tentang siapa yang harus membayar kembali membelah meja perundingan. Negara maju mendorong perluasan daftar negara penyumbang pendanaan biodiversitas internasional….

Baca Selengkapnya...